Rabu, 22 Agustus 2012

“SEHARI BERSAMA AYAH”



“SEHARI BERSAMA AYAH”
Seperti biasa aku dan teman-teman beranjak pergi sekolah, sambil terus berjalan banyak hal yang di bicarakan sampai akhirnya sampai di sekolah.  Waktu untuk masuk kelas pun tiba dimana Ibu guru masuk untuk mengajarkan. “Pagi anak” sapa Ibu guru kepada murid-murid, Pagi Ibu guru jawab anak-anak. Ibu akan mengadakan acara untuk memeperingati hari Ayah sedunia, maka dari itu ibu mengundah kalian untuk membawa Ayah untuk acara tersebut. Rasa kaget menghampiri diriku, lalu aku bertanya kepada ibu guru, “Ibu Ayah saya kan sudah meninggal lalu saya bawa sapa??”. Ibu guru menjawab “Tidak usah sedih nak, kamu bisa bawa paman dan om untuk menggantikannya”. Baiklah Bu, saya mau bawa paman saja kalo begitu. “Jawabnya dengan polos”. Ibu guru pun tersenyum, sambil membagikan surat undangan untuk acara tersebut.
Sesampainya dirumah aku memberikan undangan acara dari sekolah. Ibu tadi aku dapet undangan itu dari ibu guru disekolah, sekolah akan mengadakan acara tentang “SEHARI BERSAMA AYAH”. Rencananya aku akan mengajak om josep, “jawab aku ke Ibu”. Ya sudah kalau begitu hubungi saja lewat telepon dulu om josepnya. Setelah aku selesai telepon om Josep, ternyata om Josep tidak bisa menemaniku, karena ada tugas kantor, dan aku hanya termenung dan berkata coba ayah masih hidup. Lalu Ibu memeluk ku dan berkata “Ibu juga bisa jadi Ayah untuk kamu”sambil meneteskan air mata. Hri esok pun tiba, teman-temanku membawa Ayah mereka masing hanya aku tanpa Ayah, kami pun menyanyikan lagu
Ayah terima kasih
Kau beri aku sayap kecil untuk melangkah
Di saat aku bahagia kau pun bahagia
Di saat aku sedih kau menjagaku
Di saat aku jatuh kau membawaku
Bila aku pun besar ku ingin ku yang menjagamu.
Selesai bernyanyi semua teman ku membawakan bunga untuk Ayah, Kecuali aku. Tiba-tiba mataku menatap kearah pintu ternyata Ibu datang dengan berpakaian layaknya laki-laki. Aku berlari lalu kupeluk Ibu sambil meneteskan air mata. Lalu ibu berkata Ibu juga bisa jadi Ayah untuk dirimu. Dan aku hanya berkata Terimakasih Ibu dan memberikan bunga untuk Ibuku.

Selasa, 10 Juli 2012

“YANG ABSTRAK ITU LEBIH MAHAL”


Abstrak jika diartikkan secara ilmiah artinya tidak berwujud dan tidak berbentuk. Sama dengan pikiran orang lain pada umumnya berpendapat bahwa abstrak itu jelek, kacau, berantakan atau yang sejenisnya.
Mungkin lucu jika mendengar kata abstrak jika di buat sebagai bahan ledekan ke temen atau bahan kekesalan pada orang lain. Misalnya bentuk muka loe abstrak, atau hidup loe abstrak dan sebagainya.
Tapi berbeda 180o jika dibandingkan dengan suatu karya yang berbentuk, Contoh misalnya lukisan, banyak pelukis ternama di dunia melukis lukisan abstrak tanpa mengetahui apa yang dia lukis, padahal cuma coretan-coretan yang tak berbentuk, cipratan cat air dengan berbagai warna, tpi ketika selesai melukis mereka bangga dengan hasil tersebut. Knapa??  Sampai  saat ini pun saya belum menemukan jawaban yang tepat. Tapi kebanyakan seorang seniman yang membuat karya tersebut berpendapat bahwa sesuatu yang berbentuk abstrak mempunyai nilai seni yang tinggi mulai dari cipratan-cipratan cat airnya yg berantakan, sampai suatu yang di gambar yang dibentuk dari hasil cipratan-cipratan cat air tersebut walaupun tak jelas apa bentuknya. Tpi jangan salah nilai jual suatu lukisan yang berbentuk abstrak lebih “mahal” harganya jika dibandingkan dengan lukisan yang bagus dan yang mempunyai gambar jika orang tersebut mengerti seni dan maknanya
Tak sekedar lukisan di kehidupan sehari-hari pun kita bisa melihat sesuatu yang abstrak. Contoh yang kurang kita sadari adalah kota kita sendiri. Yang lebih spesifiknya yaitu “KOTA JAKRTA”. Knapa??? Karena bentuk kota “KOTA JAKARTA” berantakan, kotor, kumuh, rusuh dan tak mau mengalah. Itu bisa di lihat kok secara langsung. Tpi walaupun “JAKARTA ABSTRAK” tetep “mahal”.
“Ya gimana ga mahal wong apa aja bisa di jadiin duit kok di Jakarta”, HAHAHAHAHAHA. 
semua kembali kepada diri sendiri untuk menanggapinya.
Senyum sahabat J